Amoplusmagz
Performa ZP-9900 Performa ZP-9900
Performa yang tanpa “competition” ini di desain untuk pasar umum. Dari spesifikasi yang tertulis sudah terlihat, tenaga maksimumnya sangat luar biasa, 1000 Watt! Performa ZP-9900

Power Amplifier 4 Kanal

Amoplus Magazine – Setiap produk seharusnya di rancang sesuai dengan kebutuhan. Performa Competition series, yang beberapa waktu sempat di test oleh AmoPlus, adalah salah satu contohnya. Dari tipenya sudah terlihat bahwa itu dibuat untuk kontes, atau miniamal untuk kuping-kuping yang terbiasa mendengarkan lagu-lagu kompetisi. Tapi apakah semua suka lagu seperti itu? Tidak juga.

Semua orang punya selera bermacam-macam, kalau produk kompetisi di dengarkan untuk kuping umum, ada kemungkinan malah di rasa kurang. Bass yang natural, dibilang terlalu tipis. Detail suara tinggi dibilang terlalu berisik. Banyak hal yang berbeda.

left

Performa ZP-9900

Performa yang tanpa “competition” ini di desain untuk pasar umum. Dari spesifikasi yang tertulis sudah terlihat, tenaga maksimumnya sangat luar biasa, 1000 Watt! Pada spesifikasi yang tertulis, juga tidak ditulis untuk beban 4 Ohm stereo. Minimal 2 Ohm dengan daya 250 Watt! Dengan spesifikasi tersebut, meski tidak ditulis, daya keluaran untuk beban normal 4 Ohm dipastikan diatas 100 Watt per kanal. Lebih tinggi dari pada power-power sekelasnya. Jadi dengan kata lain power ini bisa memberikan suara yang kencang yang di diharapkan orang jika menggunakan ppower amplifier.

Naked

Kelebihan lainnya ialah untuk kanal 3 dan 4 nya disediakan bass boost serta kabel ekstension untuk remote nya. Dengan fitur ini penggunanya dapat dengan mudah mengatur kekencangan suara dari subwoofer yang digunakan. Konfigurasi kanal 1-2 untuk speaker depan, kemudian kanal 3-4 untuk subwoofer pasti akan mendapatkan suara yang kencang membahana.

Spesifikasi standar untuk power 4 kanal lainnya semuanya ada. Seperti variabel  low pass filter dan high pass filter. Untuk LPF dari frekuensi 4oHz hingga 1kHz, dsedang LPF nya dari frekuensi 40Hz hingga 250Hz. Lebih dari cukup. Bahkan jika menggunakan full semua kanalnya untuk subwoofer, fitur bass bosst juga tersedia untuk kanal depan. Jarang kami menemukan power yang seperti ini, yang tampak di desain untuk penggunaan umum, yang menginginkan suara kencang dan tenaga besar, tapi ukuran power relatif kecil.

right

Sound Test

Seperti biasa setiap power yang “berkunjung” ke AmoPlus pasti di coba. Tapi khusus yang satu ini kami melakukan pengukuran terlebih dahulu sebelum mencobanya. Memang mungkin hasil dengar agak terpengaruh pengukuran. Tapi ada juga plus poinnya, yang terlihat berbeda pada pengukuran jadi bisa lebih diperhatikan.

Alat bantu lainnya, kami gunakan head unit Pioneer dan sepsang speaker Fabulous Acoustic FA2 lengkap dengan passive crossovernya. Lagu pertama kami putar Michael Ruff, I Will Find You There. Terdengar suara yang bertenaga, dengan dominan di suara rendah (bass). Kemudian lagu kami ganti dengan Sammy yang simbilancenya sangat dominan, sesuai dengan pengukuran di mana, terlihat dari grafik bahwa, tampaknya untuk ini sedikit diturunkan, simbilance dari Sammy jadi jauh berkurang. Telinga jadi terdengar nyaman-nyaman saja. Mungkin bagi yang menyukai detail, ini menjadi kekurangan. Tapi bagi kuping umum, ini membuat nyaman. Namun sekali lagi power ini di ciptakan untuk konsumsi umum yang lebih memerlukan kenyamanan dan suara bass yang terasa. Jadi cocok istilahnya. Inilah power yang mengerti “anda” para penikmat musik secara umum.

Controler

Performa merupakan salah satu merek yang berjaya di kelas SPL. Produknya terkenal mempunyai tenaga yang dahsyat, disamping kualitasnya yang prima.

Meski penggemar sound quality yang sekilas biasanya tidak memerlukan power amplifier bertenaga besar, namun power amplifier bertenaga badak untuk mendrive subwoofer, tetap selalu diperlukan. Bahkan ada subwoofer yang enak untuk dipakai untuk keperluan sound quality tapi malah enak jika diberi power besar. Ibaratnya mobil yang diberi mesin yang mempunyai torsi besar, cukup di gas sedikit, tenaga instant langsung terasa. Begitu pula power amplifier. Dengan tenaga yang besar, kerja untuk mendrive subwoofer jadi lebih ringan.

Performa Competition Series PC 2800D

Konsisten, itu mungkin kata yang tepat untuk merek yang satu ini. Banyak merek yang membuat power untuk subwoofer, kini sudah tidak membuatnya lagi. Di lain itu saat ini ada juga beberapa merek yang mulai mempopulerkan power kelas D bertenaga badak.  Untuk Performa, dari dulu sampai sekarang produk kelas AB maupun kelas D nya tetap ada.

Competition Series mempunyai casing dengan penampilan yang sama, baik untuk kelas AB maupun kelas D nya. Jadi untuk menyesuaikan dengan kosmetik pada kendaraan hal ini sangat mempermudah.

Full

PC 2800D, mempunyai design dengan sirip pendingin pada sisi atasnya. Namun untuk power kelas D, panas yang dihasilkan relatif kecil. Paling ketika digunakan dengan seluruh kemampuannya baru heatsink ini berfungsi. Untuk pendinginan di sisi samping di mana ada tombol putar dan terminal kabel, masih dibuat beberapa lubang lagi. Jadi untuk urusan sirkulasi udara, tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Bahkan untuk penggunaan ekstrim sekalipun.

Fitur standar untuk power penggebuk subwoofer, semuanya ada. 24 dB per oktaf low pass filter, subsonic filter, semuanya dibuat variabel. Jadi titik potong frekuensinya bisa diatur. Kemudian bass boost, untuk menaikan level di frekuensi 50Hz yang juga bisa diatur levelnya hingga 12dB. Untuk ini disediakan remote dengan kabel. Untuk gain,, PC 2800D ini dapat menerima masukkan dari head unit high voltage, yang memiliki keluaran hingga 6 Volt.

Sound Test

Yang paling kami suka dari serangkaian test adalah sound test ini. Pertama kami gunakan PC 2800D untuk mendrive sebuah subwoofer yang biasa kami pakai untuk keperluan sound quality. Box nya adalah tipe selaed. Dengan power yang sangat “melimpah ruah” ini tampak kerja subwoofer jadi terkontrol dengan baik. Suara hentakan  bass nya solid dan bertenaga.

Masih belum cukup, kami gunakan juga sepasang subwoofer Venom Silver yang kami tempatkan dalam box ported. Impedansi yang dipakai tetap dijaga 4 Ohm saja. Meski subwoofer yang digunakan bisa diparalel hingga didapat impedansi 1 Ohm. Lagu Black Eyed Peas, kami putar. Suara hentakan yang dahsyat terdengar. Terasa tenaga yang lebih dari cukup untuk membuat jantung bergetar. Mau mencoba kedahsyatannya ?

AmoPlus Lab.

Hasil uji ukur untuk tenaga yang dikeluarkan pada impedansi 4 Ohm dengan tegangan input 14 Volt, terukur hampir mendekati 1000Watt. Mungkin kalau digunakan fitur bassboostnya keluarannya akan mencapai seperti itu.

Mengenai tanggapan frekuensinya, tampak power ini di desain untuk SPL sejati. Frekuensi 50Hz sampai sekitar 100Hz terlihat menonjol di banding frekuensi yang lain. Padahal fitur bass boost belum diaktifkan.

Spesifikasi:

  • Output max 2400W RMS @ 1 Ohm, 1700 Watt @2Ohm, 1000 Watt @ 1 Ohm
  • LPF 40Hz-250Hz
  • Subsonic Filter 15Hz-40Hz
  • Frequency Response 20Hz-500Hz
  • S/N ratio 100dB
  • Fuse 30A x 3
  • Dimension 420x63x236 (mm)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.