Amoplusmagz
Not Compromise For Quality Not Compromise For Quality
Jakarta, amoplusmagz.com - Pemilik Civic ini sejatinya memang merupakan seorang pehobi audio. Namanya Alvin, sejak kecil dirinya telah terbiasa dengan sistem-sistem high end di... Not Compromise For Quality

Jakarta, amoplusmagz.com Pemilik Civic ini sejatinya memang merupakan seorang pehobi audio. Namanya Alvin, sejak kecil dirinya telah terbiasa dengan sistem-sistem high end di rumahnya. Kebetulan sang ayahanda juga merupakan seorang pehobi audio, jadi bila ada pribahasa mengatakan buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya, itu benar adanya.

Alvin sendiri bukan lagi anak baru di dunia peraudio mobilan. Sebelum Civic ini ia juga pernah merombak sistem audio di mobil-mobil sebelumnya. Salah satunya adalah di Mitsubishi Outlander yang kebetulan pernah kami muat juga di Amoplus. Sistemnya sama-sama bergenre SQ, bedanya hanya penggunaan perangkatnya saja.

Sama dengan pendahulunya, audio di mobil ini pun masih dirombak di workshop yang sama, yakni Lims Auto Garage Bandung. Mengenai perangkat yang terpasang di mobil ini merupakan kombinasi dari beberapa brand. Ia memilih perangkat yang sekiranya memang benar-benar sesuai dengan seleranya.

Di tempat head unit ia menggunakan piranti dari Kenwood. Kemudian untuk speaker depan Alvin memilih menggunakan komposisi 4way (3way Ground Zero + super tweeter Sony). Komposisi 4way dinilai lebih update dengan kemajuan teknologi saat ini.

Apalagi sekarang sudah banyak file-file beresolusi tinggi yang bisa dinikmati oleh para audiophile. Nah, format 4way ini sangat mendukung sebuah sistem bisa melumat file audio high resolution.

Untuk prosesor ia mempercayakannya pada perangkat terbaru lansiran Zapco. Piranti ini sebelumnya juga pernah masuk ke lab Amoplus, kami cukup kagum dengan performanya. Kemudian untuk amplifiernya ia percayakan pada produk Ground Zero.

Dari skema yang terpasang, terlihat jelas bahwa sang pemilik sejatinya tak main-main membangun mobilnya ini. Dan dari informasi yang kami dapat dana yang digelontorkan untuk membangunnya pun tidaklah sedikit. Namun bila mendengar hasilnya kami rasa nilai tersebut cukup sepadan dengan apa yang didapat.

Kembali lagi, semuanya adalah soal hobi. Jika seseorang telah menggemari, berapapun harganya pasti akan ditebusnya. Kalau sudah begitu sudah bukan nilai lagi yang berbicara, namun kepuasan lahir batin.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.