Amoplusmagz
MOREL Speaker Split 2 Way MOREL Speaker Split 2 Way
Ungkapan di atas terlalu berlebihan? Mungkin “ya”, bagi yang belum pernah merasakan, tapi sesungguhnya itu sangat normal bagi speaker-speaker kelas atas MOREL Speaker Split 2 Way

Morel Tempo Ultra, Speaker yang bisa membuat anda terpaku di hadapannya.

Ungkapan di atas terlalu berlebihan? Mungkin “ya”, bagi yang belum pernah merasakan, tapi sesungguhnya itu sangat normal bagi speaker-speaker kelas atas. Bagaimana tidak, jika reproduksi suara dapat dirasakan dengan begitu natural, seolah-olah sang vokalis benar-benar tampil live di hadapan kita. Dan hal itu pernah terjadi sewaktu kami mencoba speaker Morel kelas tertingginya. Suara yang dihasilkan lembut, namun memiliki detail yang sangat prima. Bukan hanya pelafalan kalimat terdengar jelas, tapi decakan bibir penyanyi bisa terdengar secara langsung.

Kali ini sepasang speaker Morel Tempo Ultra telah hadir di tempat kami. Memang ini bisa dikatakan seri “entry level”. Namun karena mereknya Morel, tentu bukan hanya sekedar entry level biasa

Morel Tempo Ultra
Speaker ini berjenis split 2 way dengan ukuran midbass 6,5 inci dan tweeter 1”. Standar speaker split, Morel memberikan unit passive crossover untuk masing-masing mid dan tweeternya. Crossovernya tampak sederhana dengan pemakaian komponen yang tidak banyak. Ini suatu ciri dari speaker yang mempunyai efisiensi tinggi, jadi crossover-pun dirancang untuk yang tak memboroskan daya amplifier. Tapi bukan berarti sembarang speaker biasa diperlakukan seperti itu. Perlu driver dengan kualitas yang tinggi yang bisa. Kalau drivernya “biasa-biasa” saja, paling nanti harus di ekualisasi habis-habisan.

Midwoofer
Midwoofer yang sering juga disebut midbass dari Morel Tempo Ultra ini berbahan konus dari paper cone, namun untuk bagian muka nya diberi lapisan pasir khusus yang disebut juga polyglass. Kemudian bahan ini disandingkan dengan rubber surround yang lembut dan elastis.

Kesemuanya ditempatkan dalam basket dari pelat besi yang di press. Meski terlihat sederhana, namun lebih dari cukup untuk menjadi rangka yang ideal. Yang terlihat istimewa dari desain speaker ini diantaranya adalah lubang ventilasi voice coil di tengah bagian bawah speaker. Diameternya cukup besar hingga 1”, padahal voice coilnya sendiri berukuran 1,5”, jadi tampak speaker ini dirancang untuk bisa menahan pergerakan konus yang simultan. Panas yang terjadi akibat gerakan voice coil dapat dibuang dengan baik. Kemudian lubang ini ditutup dengan jaring logam sehingga kotoran tidak mudah masuk dan mencemari jalur voice coil. Sungguh desain yang memikirkan kinerja speaker, bukan hanya sekedar penampilan saja.

Tweeter
Tempo Ultra membuat tweeternya benar-benar mungil. Ukuran 2,5” dibuat seminimal mungkin. Tujuan nya tentu saja supaya mudah ditempatkan di mana-pun sesuai yang diinginkan oleh pengguna. Namun Morel tetap memberikan beberapa dudukan (braket) yang membatu untuk penempatannya. Untuk tweeter ini Morel mengunakan magnet dengan bahan neodymium yang terkenal paling handal untuk sebuah tweeeter.

Passive Crossover
Layaknya sebuah speaker split, sebuah passive crossover disediakan untuk memisahkan sinyal suara. Untuk tweeter disediakan tiga pilihan -2, 0 dan +2 dB. Tidak terlalu terlihat banyak komponen yang digunakan untuk passive nya ini. Hanya sebuah coil, sebuah kapasitor dan dua buah resistor. Tampak Morel hanya mendesign crossover untuk hanya menapis suara saja, tidak untuk macam-macam. Hal ini dikarenakan suara yang dihasilkan oleh speaker ini sudah baik, sehingga dirasa tidak perlu lagi dikolorasi oleh komponen pasif.

Sound Test
Midrange Morel yang tampak sangat menarik ini kami masukkan ke dalam sebuah box. Jadi sedikit mengurangi keindahannya, tapi lebih terpenting adalah suaranya. Di mobilpun kadang penempatannya malah seluruhnya disembunyikan di dalam doortrim. Midbass tersebut kami hubungkan dengan crossover passivenya, kemudian untuk tweeter kami gunakan terminal yang tertera 0dB.

Sammy adalah lagu pertama yang kami putar. Terdengar detail suara frekuensi tinggi yang lembut namun memiliki detail suara yang baik. Sama sekali tidak membuat telinga menjadi sakit.

Untuk suara yang lebih rendah kami gunakan lagu lain, yaitu Greatest Hits of Basso. Dari lagu ini terdengar suara yang open, dengan bobot yang tidak terlalu berat. Nampak Morel mendesign Tempo Ultra ini untuk lebih mengedepankan detail, suara yang ringan dan yang terpenting nyaman di telinga. Satu lagi yang perlu di garis bawahi, Tempo Ultra ini tergolong speaker dengan efisiensi tinggi, tidak perlu power amplifier terlalu besar untuk membuatnya bekerja menghasilkan suara yang baik.

AmoPlus Lab.

Pengukuran menunjukkan hasil pengukuran yang baik. Grafik impedansi tanpa ripple. Simulasi burst & decay memperlihatkan speaker ini dirancang untuk detail suara yang baik mengikuti kaidar kurva Fletcher & Munson, frekuensi menengahnya diturunkan. Sedang untuk tweeternya terlihat cukup flat, hanya untuk frekueni sekitar 15kHz agak sedikit diturunkan.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 − 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.