Amoplusmagz
Masalah Kesalahan Reproduksi Suara di Car Audio Oleh Asawendo (Rumah Audio Indonesia)  Masalah Kesalahan Reproduksi Suara di Car Audio Oleh Asawendo (Rumah Audio Indonesia) 
Apa itu? Suara terkesan berada di ruang kecil dan sempit tonal balance berantakan, timbre suara ngga jelas lengkap dengan soundstage yang tidak lebih besar... Masalah Kesalahan Reproduksi Suara di Car Audio Oleh Asawendo (Rumah Audio Indonesia) 

Kali ini saya ingin membahas tentang car audio dan permasalahannya
Salah satu tantangan terbesar di Car Audio itu adalah kabinnya yang kecil, akustiknya yang relatif “buruk” dan bentuk dashboardnya yang alakazam, kaca yang sangat memantulkan, jok yang sangat menyerap, engine dan road noise, listriknya tidak stabil dll. Kayak martabak komplit.

Hasilnya adalah suara yang terkesan car audio banget.
Apa itu? Suara terkesan berada di ruang kecil dan sempit tonal balance berantakan, timbre suara ngga jelas lengkap dengan soundstage yang tidak lebih besar dari speakernya baik secara stage depth (kedalaman panggung), stage width (kelebaran panggung) maupun stage height (ketinggian panggung) dan ditambah dengan imagingnya blur atau tidak fokus.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

  1. Reproduksi suara yang keluar dari loudspeaker itu menghasilkan suara langsung (direct sound), pantulan awal (early reflection) dan pantulan akhir (late reflection). Sehingga menimbulkan perbedaan waktu tiba dari suaranya.
  2. Akibat perbedaan tersebut phasenya cenderung berantakan atau tidak konsisten karena pantulan awal dan pantulan akhir tidak sinkron dengan suara langsungnya. Akhirnya timbul fenomena yang namanya phase error dan group delay (akan dibahas kemudian)
  3. Amplitudo atau level suaranya cenderung tidak sama antara drivernya ataupun antara suara kanan dan suara kiri sehingga sulit mendapatkan titik fokus di imagingnya dan keseimbangan tonal

Nah masalah ini menjadi PR dan tantangan besar bagi penghobby car audio maupun para installernya.

Berbagai upaya dicoba dan diterapkan misalnya dengan mempergunakan perangkat audio super bagus (dan mahal). Termasuk melakukan instalasi ekstrim misalnya dengan membobok dashboard dan pintu bahkan atap dan lantai, selanjutnya mempergunakan DSP (Digital Signal Processor) super canggih lengkap dengan fasilitas Phase correction dan EQ Parametric dan time delay yang presisi.

Terus apakah masalahnya selesai?…..ya ngga lha, tidak semudah itu.

Isu terbesarnya justru di faktor manusianya…

Seringkali masalahnya tidak pernah benar benar diatasi dan solusinya seringkali tidak pernah benar benar tepat karena masalahnya tidak pernah dipelajari dan dipahami dengan seksama.

Misalnya saja masalah pada akustik kendaraan malah diselesaikan dengan ganti perangkat audio dengan tipe yang di atasnya (ceritanya upgrade perangkat). Apa iya bisa langsung bagus? Sedangkan kondisi akustik yang buruk tidak mengenal merk dan tipe perangkat audio.

Kasus lain lagi adalah mengharamkan alternatif solusi yang masuk akal namun justru melakukan solusi ajaib dengan mengabaikan akal sehat.

Misalnya ada masalah besar pada cutting crossover speakernya eh malah kabel RCAnya yang diganti….apa hubungannya Mas, Mba, Opa  dan Oma? Buang buang duit kalau begitu caranya. Nah ketika giliran RCAnya benerannya bermasalah yang diganti malah subwoofernya. Dan ketika subwoofernya yang bermasalah yang diganti head unitnya. Mbulet dech masalahnya…

Nah di sini perlunya kita selalu belajar dan berinteraksi dengan partner installer yang terpercaya, rekan yang membantu kita secara positif dan juga pihak lainnya yang membantu memberikan pencerahan. Apalagi di jaman sekarang yang serba online. Banyak forum diskusi yang bisa diikuti. Termasuk via facebook dan via website. (To be continued)

Facebook :
RUMAH AUDIO INDONESIA 
Asawendo Swissrianto

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 8 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.