Amoplusmagz
Gramond GC 4.1S Gramond GC 4.1S
Satu lagi varian dari power amplifier Gramond hadir di lab Audiomobil. Melihat ada power amplifier Gromond serasa nostalgia lagi ke beberapa tahun yang lalu.... Gramond GC 4.1S

Perlu power amplifier berdaya sedang? Jangan terburu-buru menjatuhkan pilihan sebelum mencoba merek yang satu ini.

Amoplus Magazine – Penambahan power amplifier eksternal sudah pasti akan membuat audio yang dipasang mempunyai tenaga yang lebih besar. Namun jangan hanya berpikir untuk mendapatkan tenaga saja, jangan sampai suara malah tambah berantakan akibat pemakaian power amplifier yang berkualitas di bawah sistem yang digunakan. Pemilihan perangkat yang cermat akan membuat sistem bisa bekerja dengan maksimal.

Secara teoritis semakin kecil power amplifier, kualitasnya semakin bagus. Sebab penguatan yang dilakukan oleh amplifier bukan hanya menguatkan sinyal suara yang baik saja, distorsi-pun ikut dikuatkan. Tapi bukan berarti power dengan daya besar tidak bagus. Perlu diperhitungkan speaker yang digunakan, harus sesuai juga. Kalau misalnya speaker membutuhkan daya besar, tapi aplifiernya kecil, suara yang dihasilkan juga tidak akan maksimal.

Gramond GC 4.1S

Satu lagi varian dari power amplifier Gramond hadir di lab Audiomobil. Melihat ada power amplifier Gromond serasa nostalgia lagi ke beberapa tahun yang lalu. Salah satu varian dari power Gramond telah menjadi salah satu power referensi kami. Suaranya yang natural, detail yang baik dan tenaga yang lebih dari cukup untuk menangani speaker-speaker pada umumnya.

Tipe GC 4.1S bisa dikatakan “adik” dari tipe 4.100 yang kami gunakan untuk referensi. Adik di sini bukan hanya karena kemunculannya lebih baru, tapi juga daya yang dihasilkannya lebih kecil, tetapi jumlah kanalnya tetap 4 kanal.

Sepintas penampilannya memang mirip dengan “kakak”nya tersebut, hanya ukurannya saja yang sedikit lebih kecil. Desainnya halus, mencerminkan power kelas atas. Fiturnya hampir tidak ada, hanya ada high pass filter saja. Tampak di sini GC 4.1S difokuskan untuk men-drive speaker fullrange atau mid-bass ke atas.

Ketika kami buka cover-nya tampak di dalamnya ada dua transformator toroid, jadi tampak power ini sebetulnya terdiri dari dua buah power amplifier stereo yang di satukan dalam satu casing.

Dari segi penampilan dan fitur, tidak banyak yang bisa dibahas, khas amplifier kelas hi-end yang tidak memikirkan penampilan atau fitur, tapi semua difokuskan kepada kualitas suara saja.

Uji Coba

Dengan menghubungkan head unit dan speaker Fabulous Acoustic FA2, kami mulai mencoba power amplifier ini. David Roth yang berisi rekaman suara vokal dan permainan gitar menjadi yang pertama kami mainkan. Suara terdengar sangat jelas dan suara petikan gitar terasa sangat natural. Juga suara vokal yang apik tersaji di ruangan kami.

Kemudian CD Sammy kami mainkan menggantikan CD sebelumnya. Track 2 langsung kami mainkan, terdengar suara tinggi yang airy, lepas bebas tak terhalang. Wajar, amplifier 4 x 60 Watt kelas hi-end.

Lalu, album Greatest Hits of Basso untuk menguji tenaganya dan suara vokal yang berat. Ternyata GC 4.1S mampu merepronya dengan tegas tidak berlebih dengan kegesitan gebukan tambur yang tak kekurangan tenaga. Sungguh kami terpesona, meski awalnya kami agak sangsi sebab spesifikasinya hanya menunjukkan keluaran yang kecil, tapi power ini menunjukkan performa dan kontrol speaker yang yang baik.

Awalnya kami merasa harganya agak over untuk power sekelas 4 x60 Watt, tapi setelah mendengar suaranya, harga yang ditawarkan jadi terasa amat wajar. Namun, perlu diperhatikan pemilihan speakernya, gunakan speaker yang seimbang yang mempunyai suara yang halus. Kalau suaranya kasar, dijamin akan keluar suara yang “jujur” pula

Dari Lab. Amo

Meski secara kasat mata power ini merupakan dua buah power yang identik, tapi menurut hasil pengukuran sedikit berbeda. Persamaannya power ini bisa dikatan sangat flat mulai frekuensi 100Hz hingga 10kHz. Di atas 10kHz kanal 3 dan 4 mulai menaik, sedang kanal 1 dan 2 cenderung tetap. Jadi, untuk yang tweeter-nya bright, pakai kanal 1 dan 2 untuk tweeter, kalau sebaiknya bisa gunakan kanal 3 dan 4-nya. Dari grafik juga didapat power ini tampak frekuensi di atas 20kHz dibuat meninggi dan setelah 40kHz di potong. Penggunaan filter tampak tidak mempengaruhi kualitas suara, benar-benar hanya memotong pada frekuensi bawah saja.

Spesifikasi

4 Ohm Class AB

Power output 4 x 60 Watt

Sensitifity 150mV-5V

Frequency Response 10-250 Hz

THD 0.05%

Signal to Noise ratio 90dB

Separation 60dB

Input impedance 10K Ohm

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + fourteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.