Amoplusmagz
Awalnya Hanya Coba-Coba Awalnya Hanya Coba-Coba
Amoplus Magzine - Irwin, pemilik Mazda 2 ini mengaku awalnya ia hanya coba-coba mengupgrade sistem audio pada mobilnya. Karea ia menilai sistem standard pada... Awalnya Hanya Coba-Coba

Maksud hati hanya ingin sekedar “memperbaiki”, namun nyatanya malah kecanduan sendiri.

Amoplus Magzine – Irwin, pemilik Mazda 2 ini mengaku awalnya ia hanya coba-coba mengupgrade sistem audio pada mobilnya. Karea ia menilai sistem standard pada mobilnya tersebut masih belum sepenuhnya dapat ia nikmati. Mobil ini adalah mobil harian, atau yang sering ia gunakan untuk beraktivitas sehari-hari. Setiap harinya tak kurang dari tiga jam ia berada dalam mobil. Karena mobilitasnya tersebut ia ingin memiliki sarana hiburan yang mumpuni terpasang di mobilnya. dari situ ia mulai berhasrat untuk “memperbaiki” sektor audio pada mobil barunya tersebut.

Tak lama turun dari dealer, mobil ini langsung digiring ke workshop Channel audio yang bertempat di kawasan MGK Kemayoran, Jakarta Pusat. Sesuai dengan maksud awal, di workshop ini Irwin hanya meminta kepada sang installer untuk merapihkan audio di mobilnya, agar setidaknya ia dapat lebih menikmati sarana hiburan di mobilnya tersebut.

Head unit
Dirasa masih bisa di maksimalkan, keberadaan head unit OEM Mazda 2 masih dipertahankan dalam skema audio di mobil ini. Bentuk HU yang satu ini sebetulnya lebih menyerupai tablet yang diplot di dashboard mobil. Untuk tombol controllernya sendiri berada tepat di samping bangku pengemudi.

Prosesor
Perangkat pengolah suara yang diaplikasikan di mobil ini adalah Foss Z1. Dibalik harganya yang ekonomis ia memiliki fitur-fitur mumpuni. Salah satu diantaranya adalah untuk pengaturan frekuensi dapat dipilih sesuai kehendak hingga tiga angka di belakang koma.

Amplifier
Untuk penguat suara pada sistem audio di mobil ini dipasangkan dua amplifier berlabel Evo. Satu amplifier empat kanal digunakan untuk menggerakan speaker depan, dan satu monoblok untuk subwoofer.

Speaker
Semua speaker standard yang ada pada mobil ini dilicuti. Posisnya digantikan oleh speaker Reverb Acoustic F52BE. Selain speaker tersebut, turut ditambahkan juga sebuah subwoofer Reverb Acoustic E12D guna  mendapatkan suara bass yang lebih padat.

Setelah semuanya selesai digarap, ternyata hasilnya benar-benar diluar ekspektasi. Sang installer berhasil menyulap suara yang dihasilkan dari sistem audio di mobil ini menjadi lebih “bersahabat” dengan telinga pemiliknya.  Sang pemilik pun merasa sangat puas dengan hasil ini. Bahkan sejak mobilnya ini selesai digarap ia langsung berhasrat untuk mengikut sertakan mobilnya ini pada suatu kontes. Padahal sebelumnya ia sama sekali tak berpikir akan sampai sejauh ini. Setelah coba diikut sertakan pada sebuah kontes hasilnya pun bisa dibilang sangat memuaskan. Ia berhasil menjadi juara pada beberapa kategori yang dipertandingkan. Luar biasa…

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − 7 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.