Tua-Tua Keladi Makin Tua Makin Jadi Sistem Audionya Tua-Tua Keladi Makin Tua Makin Jadi Sistem Audionya
Audio pada BMW ini telah diupgrade. Sistemnya mengadopsi aliran SQ (sound quality). Perubahan pada sector audio ini secara tidak langsung membuatnya menjadi terasa lebih... Tua-Tua Keladi Makin Tua Makin Jadi Sistem Audionya

Amoplus Magazine – Berkunjung ke workshop FI Audio kami disampakan dengan sesosok mobil BMW lawas berpenampilan menarik. Tampak luarnya masih seperti orisinil, kami tak melihat terlalu banyak ubahan pada bagian ini. Namun bila sedikit melongok ke bagian dalam, disana baru akan terlihat sejumlah ubahan yang dilakukan pada sector audionya.

Audio pada BMW ini telah diupgrade. Sistemnya mengadopsi aliran SQ (sound quality). Perubahan pada sector audio ini secara tidak langsung membuatnya menjadi terasa lebih modern. Meskipun mobilnya terbilang lawas tapi ia punya sarana hiburan yang kekinian.

Di tempat head unit terpasang perangkat double din lansiran Kenwood. Dengan beragam fitur terkini yang tersedia head unit ini sanggup memberikan nuansa modern yang lebih kental pada penggunanya. Kemudian lanjut ke speaker, yang terpasang di bagian depan adalah komposisi 2way dari Crescendo. Komposisi 2way dirasa sudah cukup oleh sang installer untuk mereproduksi tonal yang baik. Terlebih pada mobil ini jarak penempatan antara midwoofer dan tweeter tidak terlalu jauh, jadi suara dari masing-masing driver tak akan terlalu sulit untuk dibuat “nge-blend”.

Sebagai penghasil suara bass ada satu subwoofer Ground Zero yang  diaplikasikan pada BMW ini. Subwoofer tersebut diletakan di bagian belakang. Sementara itu untuk penggeraknya turut ditanamkan juga dua amplifier Ground Zero untuk mendrive speaker depan dan subwoofer. Keduanya sama-sama ditempatkan di bagian belakang.

BMW ini sejatinya merupakan mobil hobi. Artinya mobil tersebut hanya dipergunakan untuk penyaluran hobi dari pemiliknya saja, bukan mobil untuk oprasional harian. Meski audionya sudah dirombak namun tujuan utamanya bukan untuk ikut dalam ajang kompetisi audio. Kembali lagi, seluruh perombakan yang dilakukan semata-mata hanya karena pemiliknya gemar mengotak-atik mobilnya ini.

Tampak luar mobil boleh saja terlihat lawas, tapi saat masuk ke bagian dalam, ada sedikit aksen modern di sana, yaitu pada bagian sarana hiburannya (audio). Dengan seperti ini BMW ini semakin memiliki nilai lebih dimata para pecintanya. Meski usianya sudah tak lagi muda tapi apa yang ada padanya masih banyak dikagimi para pecinta otomotif, khususnya di tanah air.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 17 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.