Mengenal dan Setting Ekualiser Sederhana Mengenal dan Setting Ekualiser Sederhana
Hampir di semua head unit modern ada yang namanya ekualiser. Ekualiser adalah suatu alat yang digunakan untuk membuat suara yang terdengar “lebih sesuai” dengan... Mengenal dan Setting Ekualiser Sederhana

Hampir di semua head unit modern ada yang namanya ekualiser. Ekualiser adalah suatu alat yang digunakan untuk membuat suara yang terdengar “lebih sesuai” dengan yang diharapkan. Contoh yang paling mudah adalah “ekualiser” sangat sederhana yang hanya ada pengaturan bass dan trebel. Kalau dirasa bass (frekuensi rendah) yang kurang tinggal di naikkan setelannya, demikian sebaliknya. Dan juga untuk treble (frekuensi tinggi) nya.

Itu memang untuk yang paling sederhana, namun bagaimana untuk ekualiser yang lebih canggih? Dengan band yang lebih banyak? Bagaimana cara mengaturnya? Namun sebelum ke pengaturan, ada baiknya mengenal secara singkat apa itu grafik ekualiser dan parametrik ekualiser.

Grafik Ekualiser
Tipe ini pengaturan naik-turunnya frekuensi hanya sebatas frekuensi yang tertera. Jika misalnya frekuensi 1kHz, maka yang bisa dirubah hanya frekuensi tersebut. Tipe ini pengaturannya relatif mudah, jika band-nya banyak (31 band) tapi jadi merepotkan jika band sedikit sedang frekuensi yang mau diatur ada di luar yang tertera.

Parametrik Ekualiser
Tipe ini merupakan tipe yang lebih “advance” dari tipe grafik. Meski mungkin band nya tidak terlalu banyak, tipe ini frekuensi yang di set-nya bisa dipilih namun dalam range yang terbatas. Kemudian Q (bentuk kurva) dari frekuensi yang mau di set juga bisa di atur. Bisa lancip, bisa juga landai, jadi pengaturan suara bisa lebih mendetail.

Setting ekualiser sederhana sekali, seperti di atas, memang hanya memerlukan telinga saja. Tapi kalau yang lebih advance dengan band lebih banyak diperlukan alat bantu yang bisa menerjemahkan suara menjadi gambar grafik. Alat tersebut bernama RTA, real time audio analyzer. Dengan bantuannya suara bisa di”baca”. Alat ini bisa di beli bebas, ada beberapa merek yang dijual atau untuk yang murmer (murah meriah) bisa didownload aplikasinya untuk android atau ios, namun yang ini kepekaannya agak kurang, kecuali ditambahkan microphone yang khusus untuk RTA.

Ada satu lagi yang diperlukan yaitu rekaman yang berisi “pink noise”, suara yang mirip suara hujan deras atau suara ketika pesawat televisi tidak bisa menerima siaran (gambar semut). Rekaman ini bisa di download di internet atau juga melalui android. Suara ini yang di masukkan (di play) di sistem dan di baca oleh RTA.

Cara setting sederhananya adalah sebagai berikut :

  1. Putar rekaman yang berisi pink noise, set volume sampai terdengar suara sekencang suara yang biasa kita dengar. Gunakan mode “repeat” supaya tidak perlu mengulang-ulang trak.
  2. Hidupkan RTA, lihat frekuensi yang terbaca seperti apa.
  3. Frekuensi yang terlalu tinggi diturunkan. Usahakan grafik terlihat rata.
  4. Usahakan jangan menaikkan frekuensi. Logika nya menaikkan frekuensi akan mengakibatkan noise dan distorsi ikut naik. Namun kalau terpaksa apa boleh buat.

Note:

  • Jika suara vokal dirasa terlalu berat, frekuensi 500Hz sampai 800Hz bisa diturunkan
  • Jika suara suara simbilance terlalu tinggi, frekuensi 5kHz bisa diturunkan
  • Beberapa mobil mempunyai kabin gain di frekuensi 100Hz-125Hz, jadi frekuensi tersebut bisa diturunkan.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AMOPLUS Edisi 42
Bulan 
Desember 2018Pembelian Online Click :