Bergaransi 5 Tahun Baterai Toyota C-HR Hybrid Bergaransi 5 Tahun Baterai Toyota C-HR Hybrid
Toyota memberikan garansi 5 tahun untuk baterai mobil-mobil hybrid mereka di Indonesia, termasuk C-HR hybrid yang baru saja meluncur. Bergaransi 5 Tahun Baterai Toyota C-HR Hybrid

Amoplus Magazine, Jakarta – Toyota memberikan garansi 5 tahun untuk baterai mobil-mobil hybrid mereka di Indonesia, termasuk C-HR hybrid yang baru saja meluncur.

C-HR hybrid resmi mengaspal di Indonesia pada Senin (22/4/2019) di Jakarta dengan harga on-the-road Jakarta Rp 523.350.000 untuk tipe Single Tone dan Rp 524.850.000 untuk tipe Dual Tone. Perbedaan banderol dengan C-HR bermesin bensin 1.8-liter hanya sekitar Rp 30 juta.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), menjelaskan bahwa pihaknya sejak tahun lalu memberikan garansi lebih lama untuk baterai listrik yang disematkan pada mobil-mobil hybrid. Mereka berharap kebijakan ini membuat para konsumen C-HR hybrid sebagai ‘anggota keluarga’ terbaru tidak khawatir, begitu pula dengan konsumen Prius hybrid, Camry hybrid, dan Alphard hybrid yang sudah hadir terlebih dulu.

“Jadi kalau baterai ada masalah atau failure dalam waktu lima tahun, enggak cuma tiga tahun, kami akan ganti dengan yang baru,” tegas Anton usai seremoni peluncuran.

Garansi yang diberikan bagi baterai jauh lebih lama ketimbang komponen lain. Bahkan, untuk mesin saja Toyota cuma memberikan garansi tiga tahun.

“Baterai kami berikan lima tahun karena kami percaya diri dengan kualitas baterai kami, apalagi di generasi terbaru ini, sudah lebih baik,” tandasnya.

C-HR hybrid memadukan mesin bensin konvensional dengan baterai dan motor listrik. Mesin konvensionalnya berkode 2ZR-FXE 1.8-liter dengan tenaga 139hp dan torsi 141 Nm.

Sementara, motor listriknya berdaya 35,5 hp. Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis CVT 7-percepatan.

Harga baterainya sendiri cukup mahal. Sebagai gambaran, banderol baterai Toyota Camry hybrid di Tanah Air menurut Anton mencapai Rp 40 juta – 50 juta. Sayang, ia tidak ingat berapa harga baterai C-HR hybrid.

“Harusnya di bawah itu karena kapasitasnya lebih kecil dari milik Camry hybrid. Tapi tidak semurah misalnya Rp 10 juta. Di atas itu pastinya,” tandas dia.

Biaya Servis Tak Jauh Beda

Biaya servis C-HR hybrid pun tidak jauh berbeda dengan versi mesin konvensionalnya. Akan tetapi, Anton tidak memegang datanya sehingga tidak bisa memberitahukan selisihnya.

“Perbedaan utamanya, kan, ada di baterai saja. Tapi mesin tetap harus periodical maintanance. Yang harus dijaga untuk C-HR hybrid adalah filter untuk menjaga kebersihan baterai dan itu sudah masuk dalam daftar perawatan berkala kami. Jadi, selama konsumen balik ke bengkel kami secara rutin, sebenarnya tidak ada masalah,” pungkas dia mengenai perbedaan servis C-HR hybrid.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.